Cerutu Jember dan tembakau Besuki Na-Oogst
Jember dikenal sebagai daerah cerutu karena kabupaten di bagian timur Jawa Timur ini menanam tembakau Besuki Na-Oogst, daun untuk bahan cerutu yang dibudidayakan di sana…
Baca Selengkapnya
Cerutu Kuba adalah cerutu yang daunnya ditanam di Kuba dan digulung di Kuba. Cerutu Indonesia digulung di Indonesia, umumnya dari tembakau yang tumbuh di Indonesia, termasuk tembakau dari benih Havana yang ditanam di Jawa. Sebutan benih Havana hanya menunjukkan asal benih tanamannya, sedangkan daunnya tetap tembakau Indonesia.
Semua kotak cerutu Kuba bertuliskan Hecho en Cuba, artinya dibuat di Kuba. Cerutu premium Kuba disebut habano, jamaknya habanos. Distribusi dan ekspor habano ke seluruh dunia dipegang oleh Habanos S.A., perusahaan Kuba yang didirikan pada 1994. Perusahaan ini juga memegang merek-merek cerutu Kuba di negara tujuan ekspor, misalnya Cohiba dan Montecristo.
Nama habano dilindungi sebagai denominasi asal, dalam bahasa Spanyol Denominación de Origen Protegida (DOP). Artinya, nama itu hanya boleh dipakai untuk cerutu dari daerah asal yang sudah ditetapkan. Pengawasnya adalah dewan pengatur DOP, yang menghimpun lembaga-lembaga Kuba yang bertanggung jawab atas standar produksi tembakau, termasuk lembaga riset tembakau Kuba dan Habanos S.A. Daun untuk habano harus berasal dari daerah tembakau Kuba yang dilindungi sebagai denominasi asal, dari ladang yang disetujui lembaga riset dan dewan tersebut.
Daerah yang paling dikenal adalah Vuelta Abajo di Provinsi Pinar del Río, di ujung barat Kuba. Habanos S.A. menyebut Vuelta Abajo sebagai sumber utama tembakau habano dan satu-satunya zona yang menanam semua jenis daun cerutu, yaitu daun pembungkus, daun pengikat, dan daun isian. Daerah lain yang juga dilindungi antara lain Partido, yang khusus menanam daun pembungkus, dan Remedios, daerah tembakau tertua di Kuba.
Hampir semua habano digulung tangan sepenuhnya dengan isian daun utuh. Kuba juga membuat cerutu dengan mesin. Sebagian besar cerutu mesin ini berada di bawah denominasi asal tersendiri, Cuba. Tabaco Mecanizado. Cerutu seperti itu tetap cerutu Kuba, walaupun tidak tergolong habano yang digulung tangan.
Benih Havana (Havana seed) menerangkan asal benih tanaman tembakaunya. Kamus Merriam-Webster mengartikan Havana seed sebagai beberapa jenis tembakau cerutu Amerika Serikat yang berasal dari benih yang semula didatangkan dari Kuba. Definisi itu sendiri sudah merujuk pada tembakau yang tumbuh di luar Kuba.
Tembakau dari benih Havana yang ditanam di Jawa berasal dari benih Kuba, tetapi daunnya tumbuh di tanah dan iklim Jawa, lalu dikeringkan dan difermentasi di sana. Daun seperti ini adalah tembakau Indonesia, dan cerutu yang digulung darinya adalah cerutu Indonesia. Cerutu itu juga tidak memenuhi syarat DOP habano, yang menuntut daun dari daerah tembakau Kuba yang dilindungi.
Benih juga hanya salah satu hal yang membentuk karakter daun. Tanaman tembakau peka terhadap curah hujan, kelembapan, dan suhu, sehingga hasil panennya bisa berbeda dari satu tempat ke tempat lain dan dari tahun ke tahun. Pengeringan dan fermentasi sesudah panen ikut membentuk rasa dan aroma daun. Di Kuba sendiri, karakter habano lazim dikaitkan dengan iklim, tanah, keahlian petani dan penggulung, serta varietas tembakaunya. Cara Jember menanam dan mengeringkan daun cerutu kami uraikan di halaman cerutu Jember.
Perbedaan pokoknya ada pada asal daun dan tempat cerutu digulung. Perbedaan lain mengikuti dari situ, termasuk jalur masuk ke pasar Indonesia dan golongan cukainya.
| Aspek | Cerutu Kuba | Cerutu Indonesia |
|---|---|---|
| Asal daun | Daerah tembakau Kuba yang dilindungi DOP, terutama Vuelta Abajo di Pinar del Río | Daerah tembakau Indonesia, misalnya Besuki Na-Oogst dari Jember |
| Tempat digulung | Kuba | Indonesia, antara lain di Jember dan Yogyakarta |
| Pembuat | Pabrik di Kuba, dengan merek yang dipegang Habanos S.A. | Unit usaha perkebunan negara, perusahaan daerah, koperasi, dan perusahaan swasta |
| Jalur ke pasar Indonesia | Diekspor Habanos S.A. lewat distributor, lalu diimpor dengan bea masuk, cukai, dan pajak impor | Dibuat dan dikenai cukai di dalam negeri |
| Golongan cukai di Indonesia | Satu golongan untuk semua cerutu impor, dengan tarif setinggi golongan teratas cerutu dalam negeri | Lima golongan, menurut harga jual eceran per batang |
| Label dan penanda di kemasan | Segel garansi Kuba, cap Hecho en Cuba, kode pabrik, serta bulan dan tahun pengemasan; di Indonesia ditambah pita cukai dan label menurut PP 28/2024 | Pita cukai dan label menurut PP 28/2024, yang antara lain memuat nama dan alamat produsen serta kode dan tanggal produksi |
Rasa tidak termasuk dalam perbandingan ini karena racikan setiap merek berbeda, di Kuba maupun di Indonesia.
Jalur resminya melalui importir. Habanos S.A. menjual ekspornya kepada satu perusahaan di setiap negara, cara yang dimaksudkan untuk mengendalikan distribusi dan menekan pemalsuan. Di Indonesia, cerutu impor dikenai bea masuk, cukai, dan pajak dalam rangka impor, seperti PPN impor dan PPh Pasal 22 impor.
Cukai hasil tembakau dilunasi dengan pita cukai. Untuk barang impor, Undang-Undang Cukai mewajibkan pita itu dilekatkan sebelum barang diimpor untuk dipakai, baik di tempat pembuatannya di luar negeri maupun di tempat penimbunan sementara. Karena itu, cerutu Kuba yang beredar resmi di Indonesia membawa pita cukai Indonesia, sama seperti cerutu buatan dalam negeri. Labelnya juga harus memenuhi PP 28/2024, yang berlaku bagi produsen maupun importir produk tembakau.
Ada juga cerutu yang masuk sebagai barang bawaan penumpang. Pembebasan cukainya terbatas: menurut PMK 82/2024 Pasal 36, paling banyak 25 batang cerutu untuk setiap orang dewasa.
Sebagian selisihnya berasal dari cukai. Tarif cukai cerutu diatur dalam PMK 97/2024. Untuk cerutu buatan dalam negeri, tarifnya dibagi menjadi lima golongan menurut harga jual eceran per batang, dan cerutu dengan harga jual eceran lebih rendah membayar cukai lebih rendah. Untuk cerutu impor, peraturan yang sama hanya memuat satu golongan. Batas harga jual eceran terendah dan tarif cukainya sama dengan golongan teratas cerutu dalam negeri. Jadi setiap batang cerutu impor, termasuk cerutu Kuba, dikenai tarif cukai cerutu yang tertinggi.
Bea masuk dan pajak impor menambah biaya berikutnya, dan semuanya dibayar importir sebelum cerutu sampai ke penjual. Jarak juga berpengaruh. Cerutu Kuba menempuh perjalanan dari Karibia melalui distributor dan importir, dan sepanjang jalan harus disimpan pada kelembapan yang stabil supaya tidak kering atau berjamur. Panduan menyimpan cerutu menjelaskan kelembapan yang dibutuhkan.
Pasokannya pun terbatas. Daun untuk habano hanya boleh berasal dari ladang yang disetujui, dan menurut Habanos S.A. hanya sedikit ladang yang dinilai layak. Sementara itu, permintaan dunia kuat. Pendapatan Habanos S.A. naik 16% pada 2024, dengan Spanyol, Swiss, Inggris, dan Tiongkok sebagai pasar utamanya.
Cerutu Kuba sering dipalsukan, antara lain karena asal sebatang cerutu tanpa kemasan sulit dipastikan. Pemeriksaan yang paling berguna justru dilakukan pada kotaknya.
Setiap kotak habano membawa segel garansi resmi bertuliskan República de Cuba. Segel ini pertama kali diperkenalkan pada 1889 dan sudah beberapa kali diperbarui. Sejak 2009, segel itu memiliki hologram di sisi kanan dan kode batang (barcode) unik di sisi kiri. Menurut Cigar Aficionado, segel ini dibuat supaya rusak jika dilepas, sehingga tidak bisa dipindahkan ke kotak palsu. Kode batangnya menyimpan data merek, ukuran, dan pasar tujuan.
Kode pada segel bisa Anda periksa di situs resmi Habanos. Jika keterangan yang muncul tidak cocok dengan cerutu di dalam kotak, produk itu tidak asli. Sejak 1994, semua kotak habano juga membawa segel Habanos sebagai tanda denominasi asal.
Bagian bawah kotak habano dicap panas dengan tulisan Hecho en Cuba dan Habanos s.a. Kotak cerutu yang digulung tangan sepenuhnya juga bertuliskan Totalmente a mano, yang berarti seluruhnya buatan tangan. Kotak yang hanya bertuliskan Hecho en Cuba dan Habanos s.a., tanpa Totalmente a mano, berisi cerutu buatan mesin.
Di bagian bawah kotak juga ada dua cap tinta. Cap pertama adalah kode pabrik, yang sengaja dirahasiakan. Cap kedua menunjukkan bulan dan tahun pengemasan: tiga huruf singkatan bulan dalam bahasa Spanyol, misalnya ENE untuk Januari atau ABR untuk April, lalu dua angka terakhir tahunnya. Sistem penanggalan ini dipakai sejak 2000.
Kotak bertutup kaca atau plastik bening adalah tanda pemalsuan, karena Habanos tidak membuat kemasan seperti itu. Begitu pula label yang diselipkan lepas di dalam kotak untuk ditempel sendiri.
Cincin cerutu harus cocok dengan merek dan ukuran yang tertera di kotak. Pemalsu sering keliru pada detail, misalnya tahun pada cincin Edición Limitada (edisi terbatas), padahal tidak setiap merek mengeluarkan edisi ini setiap tahun. Cincin sebagian seri, misalnya Cohiba Behike, memiliki hologram. Daun pembungkus dua warna yang dipilin seperti tiang tukang cukur (barber pole) juga tidak dipakai pada cerutu Kuba.
Cerutu Kuba yang beredar resmi di Indonesia datang lewat jaringan distribusi Habanos dan membawa pita cukai Indonesia. Cerutu yang dijual tanpa pita cukai patut dicurigai. Begitu pula tawaran cerutu “dari orang dalam pabrik” dengan harga jauh di bawah pasaran. Cigar Aficionado menyebut tawaran semacam ini salah satu modus penipuan tertua di dunia cerutu.
Papasito adalah merek cerutu yang lahir di Bali. Cerutu kami digulung tangan di Jember, Jawa Timur, dengan tembakau dari benih Havana. Kisah lengkapnya ada di halaman Tentang Kami. Cerutu Papasito hanya untuk orang dewasa berusia 21 tahun ke atas. Harga dan cara membelinya ada di halaman cerutu Papasito.
Papasito digulung tangan di Jember, Jawa Timur.
Jember dikenal sebagai daerah cerutu karena kabupaten di bagian timur Jawa Timur ini menanam tembakau Besuki Na-Oogst, daun untuk bahan cerutu yang dibudidayakan di sana…
Baca SelengkapnyaCerutu adalah gulungan daun tembakau yang sudah dikeringkan dan difermentasi, lalu dibungkus dengan selembar daun tembakau, tanpa kertas. Peraturan cukai Indonesia mendefinisikannya sebagai hasil tembakau…
Baca SelengkapnyaBali tidak butuh perkenalan. Namun, Bali yang dialami kebanyakan orang (tur sehari, pura yang ramai di Instagram, matahari terbenam di Tanah Lot) baru menyentuh permukaannya…
Baca SelengkapnyaMomen-momen menyenangkan, racikan baru, dan cerita dari Bali, dikirim langsung ke kotak masuk Anda.
Tanpa spam. Berhenti berlangganan kapan saja.